Cerpen Lucu Banget

Ada seorang anak laki-laki bernama Tarjo memelihara anak kuda hingga tumbuh besar tiggi dan kekar. Kuda itu Tarjo beri nama Alhamdulillah, kuda itu Tarjo latih setiap hari bahkan Tarjo tumbuh dewasa pula bersama Ahamdulillah. Kuda kesayangan Tarjo sangatlah penurut, apa bila di panggil namanya langsung datang. Kalau di suruh berjalan, Tarjo tinggal ucap alhamdulillah dan Kudanya langsung tancap, dan kalau mau berhenti tinggal ucap astaghfirullah, kuda Tarjo juga langsung berhenti. Tarjo memang melatih dan merawat Alhamdulillah dengan unik tapi meyakinkan.

Suatu hari, pada saat Tarjo jalan-jalan sore bersama kudanya, dia bertemu dengan teman lama sama-sama memiliki kuda.
“Tarjo, gimana kabar kuda mu? lebih bagus dari kuda ku yah”
“Baik, ya nie kuda ku memang bagus dan gaga, penurut lagi, tinggal ucap hamdalah dia langsung jalan”
“Kalau mau berhenti gimana Tarjo?”
“Kalau mau berhenti tingal ucab istifar aja”
“Aku boleh nyoba gak” Teman Tarjo mengebu-gebu ingin mencoba Kuda Tarjo
“Oh…monggo…”

Sang teman mulai mengucapkan hamdalah untuk menjalankan kuda gaga milik Tarjo.
“Alhamdulilah, ayo kita jalan” Awalnya kuda gaga itu berjalan santai saja namun teman Tarjo mulai merasa bosan karna jalannya terlalu pelan, dengan semangat sekali dia memukul kuda supaya berjalan lebih cepat, tapi tidak berhasil. Dia lupa menyebut nama kudanya. Lalu dia ingat kemudian memukul dan mengucapkan alhamdullah dengan keras.
“PLAK…ALHAMDULILLAH…” Kuda itu berjalan bahkan berlari dengan cepat, sampai-sampai teman Tarjo tidak bisa mengendalikanya.

Karena tak terkendali akhirnya Alhamdulillah membawa sang teman tuannya pergi entah kemana. Hingga terlihatlah jurang yang sangat dalam di depan mereka, karena cemas dan sangat ketakutan, si penunggang lupa akan ucapan untuk memberhentikannya. Semua kata-kata keluar begitu saja dari mulutnya.
“ALLAHU” Kuda tak berhenti.
“RASULULLAH” kuda itu masih belum berhenti.
“INNA LILLAH” kuda itu tetap juga tak mau behenti. Si penunggang sudah putus asa tak tau harus berbuat apa lagi. Akhirnya dia pasrah dan mengucapkan istifar untuk hidupnya yang akan berakhir.
“Astaghfirullah” Tiba-tiba kuda itu berhenti, satu meter, tepat di depan jurang yang dalam nan mengerikan itu. Si penunggang alias teman Tarjo sangat senang sekali, lutut yang semula lemas kembali terasa bersendi, senyumannya terlihat lebar sekali. Dia terus bergumam dalam hati bahwa dia selamat dan bisa kembali pulang kerumah. Kemudian dia mengucapkan puji syukur kepada Allah.
“Alhamdulillah” Mendengar ucapan itu, si kuda tancap otot-otot lagi. ๐Ÿ™‚

Daftar Cerpen Lucu

~ 3 Orang Gila

~ Istri Yang Setia

~ Sakit Kanker Atau Aids

~ Kerja Pake Ini

~ Ganti Posisi

~ Bodoh Jadi Cerdas

~ Dasar Budeg

~ Minum Racun

~ 3 pilot asal belanda menjadi korban kanibalisme di pedalaman kalimantan