Kumpulan Puisi - Satu kalimat bisa menjadi paragraf, itulah keahlian para penulis dan pujangga. Siapa yang ingin menjadi penulis atau pujangga silahkan kirim karya puisi-puisi, cerpen romantis, cerpen lucu atau sejenisnya ke Kumpulan Puisi ke email: Indahhh85@yahoo.com. Karya anda akan di publish lewat blog ini. Dan tidak usah kwatir nama juga email anda akan di cantumkan tentunya. Btw jangan membajak yah :)

Sujud Ku

Sujud aku bukan tuk sejenak
Ketika ku temu dalam diamku
Pantulan cahaya yang kuhimpun
Dari pintalan doa-doaku

Inilah yang kunanti
Dari serentetan waktu yang kulalui
Kemarin, hari ini dan esok lusa

Bila doa boleh terkabul kembali
Jaga sujudku kehadapan-MU
Jaga lafazku tetap asma-MU
Jaga niatku atas engkau ya Azis
Alunan zikrullah tetaplah jadi senandungku
Hidayah-MU tetaplah harapanku
Dan surga-MU tetaplah jadi tujuan akhirku
Amin…ya Rabbilalamin… jaza kumullah…

Redup

Seperti Matahari
Ditedeng aling-alingi Mendung
Seperti Mata Hati
Ditutup – redup Katup Murung

Depresi
Sudut Kelabu, Pojok Bergundah
Tempat Orang K.O. Kalah
Dipaksa menyembah rendah-rendah
Kepada Marah yang salah-salah

Depresi
Ikut mengukir Muka Dunia
Jadi seperti apa adanya
Dengan kerut-kerut luka parut
Dengan keriput Serabut Cemberut
Ada Racun di Darah larut
Ada Rekaman Memori turut
Di Atas semuanya, ada Takut

Takut melahirkan Muram Muram
terpendam pendendam Kejam
Redam, redam, cobalah redam!
Ucapkan Terima Kasih sedini Hari
Ulangi Terima Kasih seacap Kali
Kepada Sang Maha Pengasih di Hati
Maka Memori bergelut lawan Memori
Kerahkan segala daya, segala-gala
Agar Memori Cahaya, yang menyala

Terkait Berita Terkini di Kumpulan Puisi | Puisi Rindu | Puisi Cinta | Kata-Kata Bijak | Sms Lucu| Sms Ramadhan | Teka-Teki Lucu | Kerja Pake Ini.