Lomba Karikatur Nabi Muhammad – Lomba menggambar karikatur Nabi Muhammad, yang diadakan oleh salah satu grup pengguna facebook menuai protes keras dari kalangan umat Islam sedunia. Ini kesekian kalinya Penghinaan terhadap Nabi Besar Muhammad SAW setelah dulu sempat seorang warga Swedia membuat karikatur Nabi hingga berujung pembakaran rumahnya.

Account facebook yang pertama memuat dan mengadakan perlombaan ini akan mendapat kecaman dan ancaman jika tidak meminta maaf kepada Umat Islam secepatnya. Karena perbuatannya telah melecehkan kemuliaan Nabi Muhammad SAW. Ancaman utamanya adalah pemblokiran situs facebook dari negara tersebut, sebagai contoh negara pertama yang sudah memblokir situs facebook adalah negara Pakistan.

Lomba Karikatur Nabi Muhammad

Kontroversi mengenai Lomba Karikatur Nabi Muhammad pertama-tama dimulai saat dua belas karikatur Nabi Muhammad, diterbitkan di surat kabar Jyllands-Posten, 30 September 2005. Jyllands Posten adalah surat kabar terbesar di Denmark. Pada Desember 2005, saat Organisasi Konferensi Islam mulai menyatakan penentangannya, kontroversi ini kemudian menghangat di dunia. Ada beberapa media massa di berbagai negara menerbit ulang karikatur tersebut. Di Indonesia, tercatat ada dua media massa menerbitkan karikatur-karikatur ini, masing-masing Tabloid Gloria dan Tabloid PETA. Pemimpin redaksi (pemred) Gloria kemudian meminta maaf dan menarik penerbitannya, sedangkan pemimpin umum dan pemred PETA dijadikan tersangka.

Karikatur-karikatur tersebut, pada mulanya dimaksudkan untuk mengilustrasikan secara satir artikel yang membahas penyensoran diri (self-censorship) dan kebebasan berpendapat (freedom of speech). Meskipun Jyllands-Posten mengatakan penerbitan gambar-gambar ini ditujukan untuk menunjukkan bahwa kebebasan berbicara berlaku bagi siapapun, namun sebagian orang (baik Muslim dan non-Muslim) menganggap gambar-gambar tersebut adalah penghinaan terhadap Islam dan menunjukan Islamofobia di Denmark.

Menteri luar negeri dari sebelas negara Islam mendesak pemerintah Denmark untuk menindak surat kabar yang menerbitkan karikatur di atas dan juga meminta maaf. Sekjen PBB, Kofi Annan, menyatakan keprihatinannya akan peristiwa ini dan berkata bahwa “kebebasan pers, harus selalu diterapkan melalui penghormatan terhadap keyakinan agama dan ajaran seluruh agama” Di indonesia Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun mengecam keras adanya Lomba Karikatur Nabi Muhammad yang baru-baru ini kembali terjadi bahkan di adakan perlombaannya di facebook.

Grup yang dinamakan draw Muhammad day atau hari menggambar Nabi Muhammad memang kembali membuat amarah umat muslim. ‘Everybody Draw Mohammed Day’ diprotes di berbagai belahan dunia karena di anggap menghina umat Islam, Kartunis Seattle yang menelurkan ide lomba itu pun kini menyesali perbuatannya. Akhirnya pengusul Lomba Kartun Nabi Muhammad saw menyesal dan meminta maaf pada Umat Muslim.
“Saya meminta maaf kepada umat Islam. Saya tidak membuat grup Facebook lomba kartun itu. Yang membuat adalah orang lain” kata Norris dalam situs pribadinya seperti dilansir detikcom, Kamis (20/5/2010).

Berikut adalah 4 langkah pemerintah Indonesia dalam menindak lanjuti adanya Lomba Karikatur Nabi Muhammad Di Facebook yang di anggap melecehkan umat muslim:

1. Kemenkominfo mengirimkan surat protes kepada pengelola Facebook untuk menutup akun tersebut.
2. Memblokir address cabang account (URL) dari ‘Everybody Draw Mohammed Day’ melalui massive trust di Indonesia.
3. Meminta penyelenggara internet (ISP/Internet Service Provider) untuk ikut memblokir akun tersebut, karena melanggar UU No.36/1999 pasal 21 tentang telekomunikasi dan UU No.11/2008, pas 28 ayat 2, tentang ITE perihal pelarangan menyebarkan informasi kebencian dan permusuhan terhadap individu atau masyarakat, atas dasar suku, agama dan ras.
4. Mengajak Asosiasi Pengusaha Warnet Indonesia (AWARI) untuk memblokir situs tersebut.

Baca Juga:
Benda Peninggalan Nabi Muhammad SAW
Foto Nabi Muhammad
Presiden Soekarno